Cara Meningkatkan Performa Komputer

Cara Meningkatkan Performa Komputer

Umumnya penyebab komputer menjadi terasa lambat ketika digunakan tidak selalu dengan permasalah hardware, bisa juga di timbulkan oleh permasalahan sistem dan software yang dapat menurunkan performa komputer sehingga dapat membuat anda stres karena menunggu loading yang terlalu lama.


Penyebab komputer menjadi lambat

Program. Ibaratkan komputer anda sebagai mobil. Jika semakin banyak penumpang yang menambah beban pada mobil maka akan membuat mobil semakin lambat ketika berjalan apalagi saat mendaki. Di dalam dunia digital, semua program anda seperti Office, iTunes atau Adobe Reader merupakan penumpang tersebut.


Cara Meningkatkan Performa Komputer

Driver usang. Driver merupakan file yang mengkonfigurasikan komponen hardware pada komputer salah satunya adalah kartu grafis atau VGA Card. Jika driver sudah usang atau bahkan tidak terinstal, anda mungkin akan kehilangan setengah dari kecepatan normal komputer anda.


Data pada harddisk yang berantakan atau cluttered disk. Harddisk anda mungkin penuh atau memiliki data yang tidak menempati ruangan yang saling berdekatan dalam harddisk. Permasalahan ini sering disebut fragmentasi.


Terlalu panas atau overheating. Ini merupakan permasalahan pada hardware. Jika komputer atau laptop anda terdapat banyak debu atau terletak di tempat yang panas bahkan terkena sinar matahari secara langsung, maka potensi untuk menimbulkan overheating sangatlah tinggi hingga kerusakan dapat terjadi. Untuk mencegah hal tersebut, komputer anda telah diprogram secara otomatis untuk memperlambat performa kecepatan ketika overheating terjadi sehingga pengalaman komputer anda menjadi lambat.


Cara Mengatasi Komputer Lambat

1. Hindari Program Yang Membuat Lambat
Perhatikan program yang tergolong berat sehingga dapat membuat komputer anda menjadi lambat serta singkirkan program tersebut. Untuk melakukan itu, klik kanan pada taskbar Windows 7 atau 10 dan klik Task Manager. Klik Startup dan perhatikan daftar aplikasi yang ada.


Daftar ini meliputi berbagai program yang berjalan secara otomatis ketika anda menghidupkan komputer ( Start Up ).


Program apa yang memang diperlukan untuk aktif sepanjang waktu atau berjalan secara otomatis. tentunya program yang anda butuhkan, singkirkan program seperti Skype, Spotify, PowerDVD atau software tambahan untuk mouse atau keyboard yang tidak pernah digunakan.


Matikan program yang tidak dibutuhkan dengan klik kanan pada setiap objek program dan klik Disable.


2. Update Driver
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, driver berperan sangat penting dalam performa komputer. Driver yang paling berdampak terhadap performa adalah kartu grafis dan chipset. Kartu grafis merupakan komponen hardware yang menghasilkan tampilan yang anda lihat di layar komputer dan chipset berperan untuk adanya komunikasi antara memory, harddisk dan prosesor.


Umumnya, anda dapat menemukan driver chipset di website produsen atau mendapatkannya secara langsung ketika membeli.


Mari kita ambil contoh mengenai kartu grafis. Sebelum anda men-download driver, anda memastikan  hardware apa yang anda miliki melalui Device Manager. Klik kanan pada Start dan pilih Device Manager. Selanjutnya, buka kartu grafis melalui menu Display adapters:


Di dalam kasus ini, kartu grafis yang digunakan adalah AMD Radeon, jadi sumber terbaik untuk mencari driver adalah http://support.amd.com/en-us/download. Jika Anda memiliki kartu NVIDIA, Anda dapat mencari http://www.geforce.com/drivers, Intel HD di http://www.intel.com/content/www/us/en/support/detect.html atau Intel Iris di http://www.intel.com/content/www/us/en/architecture-and-technology/visualtechnology/graphics-overview.html


3. Defrag Hard Disk
Proses seperti instalasi, uninstall, mengcopy dan memindahkan banyak data dapat membuat sususan data menjadi berantakan (cluttered). Kita tidak membicarakan “file” namun “cluster” yang merupakan blok data pada harddisk. Semakin data tersebar atau mengalami fragmentasi maka semakin lama komputer mencari dan membaca cluster dimana proses membuka file atau folder akan terasa lebih lama dari waktu ke waktu.


Untuk memperbaiki permasalahan ini, anda harus melakukan defrag pada harddisk. Klik Start, ketik defrag dan klik pada hasil pencarian untuk menjalankan program yang melakukan defragmentasi semua cluster. Sayang sekali, pemeliharaan harddisk tidak sepenuhnya dapat dilakukan oleh program tersebut.


Seiring waktu, program atau game anda meninggalkan data yang disebut “temporary file” yang diperlukan untuk menjalankan program namun tidak dihapus ketika sudah tidak digunakan lagi. File-file ini tersimpan dan seringkali tidak terlihat pada harddisk Anda.


Solusi yang dapat digunakan adalah menggunakan program seperti Avast Cleanup atau CC cleaner yang mencari semua area termasuk yang tersembunyi pada harddisk untuk file log tersembunyi, temporary file, atau file sisa lain dari program dan Windows yang tidak pernah Anda butuhkan kembali.


4. Bersihkan Bagian Dalam
Apakah kipas pada komputer atau laptop berputar sangat kencang sehingg dapat digunakan sebagai pengering rambut? apakah perangkat anda sangat panas sehingga dapat digunakan untuk memasak telur?


Pastinya, anda ingin memastikan sirkulasi udara berjalan lancar dan debu yang menumpuk di dalam. Buka casing dan gunakan semprotan udara untuk membersihkan debu yang dapat menutup saluran udara atau bahkan membuat kipas berhenti berputar.


Jika anda telah mengikuti 4 langkah diatas, anda seharusnya sudah merasakan komputer yang berjalan lebih cepat dari sebelumnya. Namun, pemeliharaan secara rutin diperlukan untuk mempertahankan performa yang stabil.


Tidak ada satu dari langkah ini yang berlangsung seterusnya, jadi anda harus melakukannya secara teratur setidaknya sebulan sekali kecuali nomor 4 yang dapat dilakukan setiap 6-12 bulan sekali.

Tujuan Serangan DDoS

Tujuan Serangan DDoS

Di artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai DDoS [ Mengenal Serangan DDoS ] dengan ulasan pengertian, konsep dan jenis serangan DDoS. Dan artikel ini merupakan artikel lanjutan sekaligus penutup pembahasan mengenai DDoS.


Tujuan Serangan DDoS

Untuk melakukan DDoS diperlukan dua hal, anda harus memiliki kumpulan botnet untuk melakukan DDoS atau cukup bermodal dana untuk menyewa layanan DDoS. Tujuan serangan DDoS cenderung tidak pernah digunakan untuk keperluan yang bersifat iseng saja. Hal ini dikarenakan beresiko mengekspos keberadaan botnet di komputer yang terinfeksi sehingga ada kemungkinan juga botnet akan terhapus.


Tujuan Serangan DDoS

Serangan DDoS secara garis besar dapat diklasifikasikan berdasarkan aksi DDoS yanng pernah dilakukan oleh beberapa grup besar seperti sebagai berikut.


Pemerasan
Ketika layanan email seperti Yahoo mengalami down, berapa banyak kerugian yang dialamai Yahoo dan konsumennya? Konsep ini juga dilakukan oleh para otak di balik serangan DDoS dengan mengincar website yang memiliki bisnis online.


Website judi online dapat dijadikan contoh bisnis online yang mengutamakan waktu tertentu pada layanannya. Ketika ada pertandingan besar, jumlah orang yang membuat taruhan akan semakin banyak, anggap saja ketika berlangsung final Piala Dunia.


Para pelaku DDoS akan memanfaatkan momen berharga pada layanan online dengan mengancam pihak website agar membayar sejumlah uang agar bisnis mereka tetap berjalan yaitu orang akan tetap dapat memasang taruhan di website tersebut.


Persaingan

Adanya lebih dari satu layanan bisnis yang sama akan membuat kompetisi semakin sengit. Aksi DDoS pun dimanfaatkan sebagai strategi licik melumpuhkan website lain sehingga menimbulkan suatu dominasi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.


Tidak hanya website, dengan melakukan DDoS ke layanan email pun dapat membuat reputasi suatu website menjadi turun sehingga pengujung merasa tidak dapat tanggapan.


Pada forum underground pun, serangan DDoS kerap dilancarkan ke forum sejenis, Lihat saja forum OpenSC atau HackHound yang kerap bertikai dan saling down akibat saling menyerang dengan DDoS.


Aksi Protes
DDoS juga sering dilancarkan untuk sikap ketidakpuasan terhadap pemerintah maupun negara lain. Mungkin Anda masih ingat dengan aksi DDoS menentang Israel oleh berbagai negara muslim.


Dengan mengincar website pemerintahan dan sistem email, aksi ini dipercaya dapat menghambat kordinasi pihak tertentu dan mencari perhatian pihak umum.


Perusakan
Serangan DDoS dilancarkan karena hal ini dapat dilakukan. Tujuannya sangat bervariasi dan relatif sementara. Tujuan ini lebih bersifat individu dan dapat saja untuk mendapatkan faktor keuntungan. Aksi seperti melakukan DDoS ke server suatu universitas ketika sedang diadakan ujian agar ujian diundur atau alasan lainnya merupakan contoh tujuan perusakan menggunakan DDoS.


Efek Serangan DDoS

Suatu layanan tidak akan berfungsi atau bahkan tidak berfungsi secara keseluruhan akibat serangan DDoS yang berhasil. US-CERT mengidentifikasi efek serangan DDoS meliputi:


Performa menurun pada jaringan yang tidak seperti biasanya. Misalnya ketika mengakses suatu file atau website tidak dapat diaksesnya suatu website tertentu, Banyaknya email spam yang diterima secara signifikan. Koneksi Internet yang terputus, baik pada wireless maupun kabel.


Apabila serangan berskala besar, tidak tertutup kemungkinan jika koneksi Internet berdasarkan geografi tertentu akan terganggu.


Penanggulangan Serangan DDoS

Untuk mengatasi serangan DDoS diperlukan pemetaan jenis serangan DDoS yang diterima target atau yang dilancarkan oleh para penyerang sehingga solusinya pun beragam. Berdasarkan jenis serangan DDoS, berikut pembahasan penanggulangan serangan DDoS.


Menghabiskan Bandwidth
Untuk serangan DDoS yang tergolong kecil, solusi untuk menghindari suatu website/server down yaitu cukup mengupgdate kapasitas kuota bandwidth pada ISP atau penyedia hosting.


Memblok trafik tertentu dapat dimanfaatkan untuk menghindari bandwidth habis yaitu dengan mendeteksi alamat IP yang bandel dan menolak akses dari alamat IP tersebut.


Teknik ini juga dapat bekerja sama dengan ISP agar penyaringan alamat IP berjalan lebih cepat. Cara ini dikenal juga dengan nama black hole routing. Teknik penanggulangan DDoS ini akan efektif jika sumber serangan relatif kecil.


Menggunakan hosting yang tersistem di beberapa lokasi merupakan cara efektif untuk menangkal serangan DDoS.


Jika sumber serangan sangat banyak dari jutaan lokasi, dengan membuat beberapa layanan duplikat di berbagai tempat, ini akan menyulitkan penyerang untuk membanjiri semua layanan tersebut. Jumlah serangan pun akan berkurang sehingga tidak efektif, misalnya jika awalnya serangan dengan trafik 10 Gbps ke satu website, maka serangan akan terbagi-bagi jika ingin membuat website down.


Menghabiskan Resource
Untuk mengakali serangan DDoS yang mengincar resource, pastikan sistem yang digunakan menggunakan versi terbaru dari vendor untuk memastikan tidak ada celah keamanan. Semua layanan yang berkaitan harus diatur agar jika ada service yang tidak digunakan harus dihapus, bukan sekedar dinonaktifkan serta menutup koneksi yang idle.


Pembatasan koneksi dengan secara sementara membatasi trafik yang masuk menggunakan alokasi round-robin dari resource sistem berdasarkan alamat IP sehingga hanya pengguna yang terpercaya dapat mengakses layanan pada sistem.


Pembatasan waktu koneksi yang bersifat idle.
Kini setiap koneksi memiliki waktu time-out sehingga sistem tidak akan merespon koneksi tersebut serta membuka resource baru untuk koneksi yang baru masuk.


Load balancing dapat mengatur trafik yang masuk agar tidak berlebihan dalam mengkonsumi resource, Teknologi ini dapat mengurangi jumlah serangan yang masuk sehingga tidak ada trafik yang memiliki prioritas terlalu tinggi dalam memakai resource.


Mengeksploitasi Aplikasi
Pengembangan aplikasi yang memperhatikan faktor keamanan dimulai dari perencaanaan yang matang hingga pengujian yang komprehensif. Hal ini akan mengurangi potensi munculnya celah keamanan yang dieksploitasi oleh orang lain.


Aplikasi juga harus diperlakukan seperti target serangan untuk dapat mengidentifikasi jika ada celah keamanan baru dan memastikan aplikasi benar-benar aman. Penerapan kontrol terhadap trafik yang dapat mengakses aplikasi melalui aplikasi dasar dan pendeteksian trafik yang anomali dari aplikasi web.


Memfilter dan memblok alamat IP, ID pengguna hingga proxy yang menjadi sumber serangan DDoS


Fitur peringatan jika ada trafik yang mengakses aplikasi secara berlebihan, misalnya melakukan request secara terus menerus, pengiriman data yang identik dilakukan oleh script atau mesin. Penggunaan CAPTCHA untuk memperlambat serangan yang masuk.


Penyaringan trafik menggunakan teknologi canggih seperti Intrusion Prevention Systems (IPS) dan Web Application Firewalls (WAF). Teknologi ini sudah sepatutnya dijadikan lapisan pertama untuk menyaring trafik yang tidak diinginkan dan mengurangi akses ke aplikasi.


Pengindentifikasian Botnet

Sistem Anda mungkin tidak menjadi target dari serangan DDoS, tapi bisa jadi malah menjadi sumber serangan DDoS. Botnet akan semakin berbahaya apabila berhasil menginfeksi sistem pada perusahaan besar karena sumber serangan yang lebih besar.


Ada dua cara untuk mendeteksi apakah sistem dimanfaatkan oleh botnet atau tidak.


1. Pendeteksian trafik penyerangan. Dengan menggunakan IPS, Anomaly Detection System (ADS) atau firewall. Sistem yang ikut berpartisipasi dalam serangan DDoS dapat diblok atau dinonaktifkan sementara untuk proses perbaikan.


2. Pendeteksian C&C dimana malware yang bersifat botnet akan mencoba melakukan koneksi ke C&C server untuk mendapatkan instruksi dari botmaster.


Kesimpulan

Strategi serangan DDoS akan terus berinovasi sehingga teknik penanggulangannya pun juga harus semakin canggih. Dengan memahami cara kerja serangan dan perangkat yang digunakan untuk melakukan DDoS akan mempermudah membangun teknik pencegahan dan penanggulangan yang efektif dan efisien.


Tren DDoS kini mulai memanfaatkan ponsel hingga perangkat IoT untuk melancarkan aksi serangan DDoS. Saat ini tren malware yang menyerang ponsel lebih tinggi daripada yang menyerang desktop. Selain ponsel memiliki koneksi Internet untuk melakukan DDoS dengan pengiriman trafik data, ponsel juga dapat melakukan DDoS via panggilan telepon.


Bayangkan jika ada nomor perusahaan yang diserangan dengan ribuan panggilan dari ponsel yang terinfeksi botnet, cukup ampuh bukan untuk membuat perusahaan tidak dapat keep-in-touch dengan konsumennya?


Melakukan serangan DDoS termasuk perbuatan ilegal oleh karena itu hindarilah aktifitas hacking ini. Sekitar sepuluh tahun lalu malware yang banyak menyebar di Indonesia juga memanfaatkan serangan DDoS untuk mengincar beberapa website.


Memang sih, kebanyakan dari worm tersebut masih menggunakan perintah ping yang relatif mudah diblok oleh suatu website.


Source code botnet Mirai yang dipercaya telah melumpuhkan Internet di Amerika Serikat dapat dicari di Internet.


Dengan sedikit usaha dan kreatifitas untuk menyebarkannya, bukan tidak mungkin akan muncul paradigma DDoS di Indonesia yang mengalahkan fenomena ransomware lokal yang tergolong lesu. Pastikan saja jika setiap perangkat Anda yang terhubung ke Internet tidak dijadikan zombie untuk menjalankan serangan DDoS.

Pengertian DDOS

Pengertian DDOS

Masih ingatkan kamu tentang serangan DDoS yang menyebabkan layanan Internet lumpuh pada tahun 2017 silam, layanan seperti Netflix, Twitter, Spotify, Reddit, CNN, PayPal termasuk Pinterest sempat tidak dapat diakses.


Pengertian DDoS

DDoS atau dari Distributed Denial of Service merupakan jenis serangan yang berasal lebih dari satu sumber ke satu sistem sehingga tidak dapat berjalan dengan lancar. Umumnya, sumber yang berupa komputer ini merupakan hasil pembajakan oleh malware.


Pengertian DDOS

Dyn yang merupakan perusahaan pengatur Domain Name Server (DNS) merupakan target dari serangan DDoS sehingga fasilitas layanan pun tidak berfungsi sebagai mestinya hal ini menyebabkan pengguna Internet pun terganggu karena tidak dapat mengakses website yang diinginkan.


DNS merupakan sistem yang mengatur penamaan hal-hal yang Internet atau suatu jaringan. Nama domain juga diatur oleh DNS. Apabila DNS tidak dapat digunakan maka ketika website dibuka, browser tidak dapat menampilkan halaman website.


DDoS bukanlah hal baru oleh para hacker. Ancaman DDoS dapat dibilang ampuh apabila sumber serangan semakin banyak. Meskipun demikian, ada juga opini yang menyatakan jika DDoS tergolong ancaman cyber yang hanya digunakan oleh script kiddies.


Konsep DDoS

DDoS merupakan kumpulan aktifitas dari Denial of Service (DoS). Konsep DDoS sendiri cukup sederhana yaitu membuat suatu komputer atau jaringan tidak dapat berjalan dengan lancar atau tidak dapat merespon suatu proses tertentu dengan mengirim suatu data secara terus menerus sehingga menjadi Overload.


Serangan DoS memiliki beragam jenis metode dan tergantung dari objek target yang akan diserang. Mungkin sebagai contoh dari hasil serangan DoS yaitu membuat suatu website tidak dapat diakses (Down) karena ada banyaknya permintaan untuk mengakses website tersebut.


Tidak hanya sebatas itu, DDoS juga menonaktifkan suatu fungsi dari sistem, misalnya hacker dapat saja membuat target tidak dapat melakukan login ke suatu sistem dengan melakukan login secara terus menerus menggunakan password secara acak. Umumnya, sistem akan mengunci akun tersebut dalam jangka waktu tertentu sehingga aktifitas dari target pun terganggu.


Dalam kasus ini, target telah menjadi korban DDoS. Pada tahun 1990, sempat muncul istilah ping of death, dimana seseorang mengirim paket data berupa ping secara terus menerus sehingga komputer yang menjadi target akan crash hingga restart.


Teknis DDoS dapat dibilang beragam, misalnya istilah ICMP flooding, serangan teardrop dan SYN flood. Secara umum, Target dari serangan DDoS dapat dikelompokan menjadi dua jenis yaitu:


A. Aplikasi
Serangan bertujuan untuk membuat aplikasi tidak berjalan dengan semestinya hingga kerusakan data akibat kelemahan aplikasi tersebut.


B. Jaringan
Dengan menyerang perangkat jaringan atau protokol Internet, akses Internet tidak akan berfungsi ke/dari korban DDoS atau komponen infrastruktur lainnya. Umumnya serangan DDoS dapat dibilang terjadi jika ada beberapa perangkat dengan lokasi yang berbedabeda untuk digunakan melakukan serangan DoS.


Serangan DDoS terfokus dengan membanjiri trafik atau celah keamanan yang membuat target tidak dapat merespon . Dengan lokasi serangan yang berbeda-beda, target akan kesulitan untuk bertahan atau memblok serangan yang masuk.


Jenis Serangan DDoS

Serangan DDoS memang terkesan tidak elegan. Namun, tetap saja untuk membuat sumber serangan yang besar membutuhkan kejelian dan usaha yang tidak mudah. Secara umum, terdapat tiga jenis serangan DDoS.


1. DDos Yang Menghabiskan Bandwidth
Untuk serangan jenis ini, bandwidth pada jaringan yang diincar sehingga lalu lintas data pada target menjadi tidak berfungsi atau down. Chokepoint akan dibanjiri dengan trafik melebihi kapasitas maksimal sehingga trafik normal tidak dapat mengakses infratruktur jaringan sehingga suatu aplikasi atau layanan yang dituju tidak dapat tercapai.


Hal ini merupakan jenis serangan DDoS yang sederhana yaitu menyerang dengan paket data yang besar hingga bandwidth dari target habis. Jika target memiliki koneksi Internet 10 Mbps, serangan hanya memerlukan belasan sumber serangan untuk mengirim trafik sebesar 10 Mbps.


2. DDoS Yang Menghabiskan Resource
Resource pada sistem pasti terbatas. Serangan ini tidak memerlukan trafik dengan bandwidth yang besar, namun partisipasi dari sumber serangan dalam jumlah besar merupakan suatu keharusan. Layanan yang dijumpai di Internet seperti website, server email dan lainnya di-host pada server memiliki resource terprogam yang terbatas.


Suatu website mungkin dapat diakses oleh 5000 pengunjung dalam satu waktu secara bersamaan. Serangan DDoS disini akan menghabiskan resource dengan menargetkan agar website tidak dapat diakses . Umumnya, malware berjenis botnet akan dikerahkan untuk mengakses target dalam satu waktu ke website sehingga pengunjung lain tidak dapat mengakses website tersebut.


3. Mengeksploitasi Aplikasi
Dalam kasus ini, serangan DDoS mengincar kelemahan atau celah keamanan di dalam aplikasi yang disajikan melalui infrastruktur jaringan. Perbedaan serangan DDoS yang mengincar resource dengan eksplotasi aplikasi yaitu eksploitasi aplikasi mengincar logika pemrograman yang membuat aplikasi tidak berfungsi.


Sebagai contoh yaitu aplikasi yang mengunci akun sementara waktu karena telah melakukan batas memasukan password yang salah atau melakukan pencarian berisi query SQL yang panjang sehingga fitur pencarian berhenti merespon untuk beberapa menit.


4. Botnet Sang DdoSer
Ada banyak aplikasi untuk melakukan DDoS, misalnya yang terkenal yaitu Low Orbit Ion Cannon (LOIC). Skema Serangan DDoS Orkestra DDoS yang mengukir sejarah umumnya memanfaatkan malware berjenis botnet.


Bisnis penyewaan botnet untuk melakukan DDoS pun telah ada dengan kisaran harga $50 per hari untuk serangan sekitar seribu komputer dan beberapa Gbps. Operator DDoS komersial seperti IMDDOS memiliki tarif yang lebih bonafit yaitu $5-$10 per jam untuk serangan DoS saja dan $20-$100 per jam untuk serangan DDoS yang besar.


Untuk melancarkan serangan DDoS selama sehari, biaya yang dikeluarkan dapat mencapai ribuan dollar. Serangan DDoS seharian ini umumnya efektif untuk melumpuhkan web portal dengan trafik sebesar 49 Gbps. Untuk email spam sendiri, biayanya berkisar antara $40-$150 untuk jutaan spam


Umumnya, layanan DDoS juga menyediakan jasa “trial before you buy” dimana calon pembeli mendapatkan waktu sekitar 5 menit untuk melancarkan DDoS ke target tertentu sebagai bukti jika botnet dapat berfungsi dengan baik dan serangan DDoS memang berhasil.


Untuk mengakali serangan DDoS, website yang menjadi target akan memfilter IP yang dapat mengakses data (null route) sehingga botnet tidak akan sampai mengakses data untuk keperluan DDoS.


Mengenal Botmaster

Siapa sebenarnya pelaku di balik layar dari serangan DDoS yang sungguh menggemparkan dunia? Tidak dapat dipungkiri, hanya botnet dengan jumlah banyak yang dapat melakukan serangan yang besar. Siapa saja botmaster ini? Simak ulasannya


Profesional
Operator DDoS memiliki ribuan botnet yang memang fokus untuk kepentingan bisnis mendapatkan keuntungan secara maksimal. Bukan hanya sekedar berbisnis, kualitas dari botnet pun memang canggih.


Dari teknik penyebaran hingga koneksi ke C&C server yang stabil membuat layanan profesional dapat diandalkan untuk serangan DDoS. Tidak hanya menyewakan layanan DDoS, para profesional ini juga sering memeras suatu pihak agar serangan DDoS ke website atau target diberhentikan.


Gamerz
Pecinta game juga sering menjadi dalang di balik aksi DDoS. Biasanya dilakukan oleh individu atau kelompok yang menginginkan gamers lain atau suatu server menjadi down. Umumnya, botnet yang digunakan tidak terlalu banyak yaitu sekitar puluhan atau ratusan botnet. Aksi ini acapkali dilakukan ketika sedang terselenggaranya kompetisi gaming yang berhadiah fantastis.


Lainnya
Biasanya tokoh dadakan dalam aktifitas DDoS ini tergantung situasi. Misalnya untuk kepentingan demo atau isu yang menyangkut negara atau SARA. Dengan menggunakan aplikasi DDoS yang memanfaatkan botnet.

Perbedaan Bit dan Byte

Perbedaan Bit dan Byte

Sebagian besar dari kita pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah bit dan byte dalam dunia komputer dan digital. tapi, tidak jarang beberapa dari kita termasuk yang awam mungkin belum memahami apa itu bit dan byte. Kedua istilah ini jelas berbeda dari segi kapasitas. Nah temen temen Untuk lebih mengetahui perbedaan bit dan byte, ada baiknya kamu simak ulasan berikut ini.


Pengertian Bit

Pertama kita akan membahas apa itu bit. Istilah ini merujuk pada “binary digit”, yakni satuan terkecil dalam sistem penyimpanan komputasi. Bit pertama kali dikenalkan oleh seseorang bernama John W. Tukey pada tahun 1947 silam. Kemudian, istilah tersebut digunakan oleh Claude E. Shannon dalam karya ilmiahnya setahun kemudian pada tahun 1948.


Perbedaan Bit dan Byte

Jika diibaratkan, bit ini seperti sebuah saklar yang dapat “menyala” atau “mati”.


Nilai angka dalam bit adalah “0” dan “1”. Untuk angka “0” biasanya digunakan untuk penandaan sistem mati, sedangkan untuk angka “1” dalam kondisi hidup atau memiliki arus listrik. Dalam dunia elektronik maupun digital bit dilambangkan dengan huruf “b” kecil.


Kecepatan transfer satuan ini menggunakan bit per second (per detik) dan biasa disebut dengan “bps atau bit per second”.


Contohnya untuk mengukur kecepatan sebuah modem menggunakan 60 kbps atau 60 kilo bit per second. Satuan tersebut juga dikenal dengan Sh merujuk pada penggunaan awalnya oleh Claud E.Shannon, namun jarang sekali digunakan.


Pengertian Byte

Istilah byte untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Dr. Werner Buccholz tahun 1956 ketika dia bekerja sebagai ilmuwan di IBM. Di Indonesia, byte dikenal juga dengan istilah bita. Akan tetapi, orang lebih familiar dengan byte dalam dunia komputasi dan digital. Untuk ukuran paling besar dari byte ini adalah yottabyte (YB) dan satuan ini empat tingkat lebih tinggi dari terabyte (TB).


Bisa Dibayangkan betapa besarnya media penyimpanan ini bukan?


Sementara itu byte merupakan gabungan dari beberapa bit. Biasanya untuk memudahkan, byte terdiri dari kumpulan delapan bit (8 bit). Jadi dengan kata lain satu byte sama dengan delapan bit ( 1B = 8b ).


Berbeda dengan bit, byte menggunakan istilah “B” (B besar). Byte digunakan dalam satuan penyimpanan data dalam sebuah komputer, besaran file. Informasi dan data tersebut nantinya akan disimpan dalam sebuah memori komputer. Satuan byte pun beragam dalam media penyimpanan mulai dari kilobyte (KB), megabyte (MB), gigabyte (GB) dan terabyte (TB).


Perbedaan Bit dan Byte

Lalu, bagaimana mengetahui perbedaan bit dan byte dengan mudah? Mungkin inilah yang membuat kita sedikit membingungkan dan terkecoh dengan kecepatan internet. Biasanya, provider internet menuliskan kecepatan bandwidth menggunakan satuan bit. Sementara komputer menyimpan data dengan satuan byte.


Cara mudah untuk melihat perbedaan bit dan byte adalah melihat lambang satuannya, selain itu kamu juga bisa mengkonversikannya.


Contohnya adalah sebuah provider terlkomsel menawarkan kecepatan 7.2 Mbps, kecepatan sebenarnya untuk download kita tinggal membaginya saja 7.2 : 8 (dengan asumsi 1 byte = 8 bit), jadi dari sini kecepatan sebenarnya untuk mendownload data adalah 900 KBps.


Untuk lebih mudahnya, perbedaan bit dan byte berdasarkan nilai konversinya diketahui 1KB sama dengan 1.024 byte. Sementara 1MB setara 1.024 KB dan 1 GB adalah 1.024 MB.


Walaupun terdengar cukup mirip, ternyata ada banyak perbedaan bit dan byte yang perlu kamu ketahui sebelum memilih provider internet terpercaya untuk keperluanmu. Semoga bermanfaat

Cara Mencegah Komputer Terserang Virus

Cara Mencegah Komputer Terserang Virus

Pada artikel sebelumnya saya sudah membahas Jenis Jenis Virus Komputer, melanjutkan artikel tersebut kali ini saya ingin berbagi sebuah tips agar komputer kesayangan kamu tidak terinfeksi oleh si program jahat yaitu virus, selain virus masih ada 4 program lainnya seperti yang sudah disebutkan diatas, namun dalam hal ini mereka tetaplah sebuah program yang tidak bersahabat untuk komputer.


Cara Mencegah Komputer Terserang Virus

Ketika pekerjaan sedang di kejar oleh waktu, di saat yang sama komputer untuk bekerjapun terinfeksi oleh sebuah virus, hal ini akan menghambat pekerjaan dan tentunya akan memakan waktu lebih banyak dari pada target yang telah di tentukan, semua dokument tidak bisa di buka karena file tersebut sudah di manipulasi oleh virus, dan program-program untuk bekerja pun tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya.


Hal seperti diatas tidak perlu kita alami jika kita berhati hati memilih data yang masuk ke dalam komputer, secara sederhana Virus dibagi menjadi 5 bagian, untuk mengenal lebih jauh lagi dari ke-5 jenis tersebut kamu bisa membuka artikel sebelumnya mengenai Perbedaan Virus, Malware, Spyware, Trojan, dan Worm. Dibawah ini adalah langkah bagai mana cara mencegah sebuah virus menginfeksi komputer kesayangan kamu.


Pengertian Virus Komputer

Virus komputer adalah Malware yang menginfeksi sebuah komputer dengan bantuan pihak ketiga untuk mengaktifkan/ menjalankan dirinya – biasanya pemilik komputer itu sendiri. Virus tidak bisa otomatis mengaktifkan dirinya sendiri dan menginfeksi sebuah komputer tapi harus ada tindakan dari pihak ketiga yaitu pengguna komputer.


Biasanya virus dibuat seperti program lain yang sering digunakan oleh pemilik komputer sehingga pemilik komputer itu mau mengaktifkan virus tersebut. Beberapa program komputer yang sering ditiru oleh virus adalah program .JPG, .doc, atau folder yang yang bila diklik akan mengaktifkan si virus.


Cara Mencegah Komputer Terserang Virus

Ada baiknya kamu melakukan langkah pengamanan sejak dini sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi pada komputer kesayangan kamu, dengan melakukan beberapa tips dibawah ini akan membantu kamu mencegah kemungkinan dari serangan program jahat tersebut.


Lengkapi komputer dengan Anti Virus, dengan adanya anti virus komputer kamu akan selalu melakukan pengawasan terhadap setiap berkas yang kamu kelola, ia akan selalu melakukan scanning ketika kamu membuka sebuah folder dan file yang berada di dalam komputer maupun di dalam flask disk, jika terdeteksi sebuah program jahat, anti virus akan bergerak secara langsung dan memberi tahukan bahwa file yang akan kamu akses mengandung virus.


Full Scan
Lakukan langkah Full Scan pada komputer yang baru terinstal anti virus, karena anti virus tidak selalu melakukan scanning pada semua direktori yang dimana terdapat sebuah data di dalamnya, untuk langkah selanjutnya kamu hanya perlu melakukan scanning dalam kurun waktu per 1 bulan sekali, hal ini tentunya berpengaruh jika kamu selalu menyimpan program baru ke dalam komputer.


Up Date Anti Virus
Selalu periksa pembaharuan anti virus yang kamu gunakan secara rutin, usahakan agar selalu up date setiap kali terdapat pembaharuan baru, dengan langkah ini maka anti virus tersebut akan dapat mengenali jenis-jenis virus yang baru.


Aktifkan Computer Protection
Jangan pernah men-Disable Protection saat kamu akan menghubungkan sebuah flask disk yang sebelumnya di gunakan pada komputer orang lain, kamu tidak pernah tahu komputer tersebut aman atau tidaknya dari serangan virus , jika memang komputer tersebut terserang virus besar kemungkinan flask disk tersebut membawa oleh-oleh virus yang akan di hadiahkan kepada kamu.


maka dari itu sangat di sarankan agar anti virus kamu selalu berada pada Mode Enable Protection sebelum memasang Flask Disk pada komputer.


Aktifkan Internet Protection
Selalu aktifkan mode internet protection saat kamu mejelajah dunia internet, pada sebuah website terkadang menggunakan sebuah script code yang akan tersimpan pada history yang mungkin akan membahayakan komputer, selain itu metode ini akan mengingatkan kamu jika website yang kamu kunjungi tidak aman.


Original Software
Selalu gunakan program asli dari developer, baik program free maupun ber lisensi usahakan mendapatkan program original dari CD Installer dan dari Website resminya.


Stop Situs Terlarang
Jangan pernah mengunjungi situs atau website terlarang seperti konten dewasa, dan konten yang tidak baik lainnya.


Scan Berkas Baru
Setiap kali mendapatkan sebuah file atau dokument baru usahakan menscan terlebih dahulu file tersebut sebelum menyimpannya pada direktori atau partisi data bersama data lainnya.


Gunakan Anti virus yang sudah di akui kemampuanya, jika ingin menggunakan anvirus bersifat free usahakan mendapatkan dari website resminya.


Kesimpulan

Dari beberapa tips diatas bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan, mengingat pentingnya sebuah berkas-berkas berharga yang sudah kamu simpan sebelumnya agar tetap dapat digunakan saat dibutuhkan nanti. Selain jenis, virus juga mempunya kemampuan yang berbeda-beda, dalam hal ini terdapat sebuah virus yang dapat membuat dokument kamu hilang entah kemana dan berubah mejadi sebuah file baru yang menyerupai dokument milik kamu sendiri.


Tips

Untuk perlindungan komputer sesuaikan juga dengan spesifikasi komputer yang kamu gunakan, jangan menggunakan antivirus yang berlebihan pada komputer dengan spesifikasi rendah, cukup gunakan 1 (satu) anti virus saja, tentunya yang sudah ternama dan terbukti melindungi komputer.


Jika kamu tertarik menggunakan anti virus berlisensi original kamu dapat membelinya di toko komputer dan website resmi pada setiap pengembangnya.


dengan ini saya harap dapat membantu agar komputer kamu tetap bersih dan terawat. Terimkasih atas perhatianya saya admin Seven Jon mengucapkan sampai jumpa lagi di lain kesempatan.

Jenis Jenis Virus Komputer

Jenis Jenis Virus Komputer

Serupa tapi tak sama mungkin itulah sebuah julukan yang pantas untuk hal yang satu ini Virus, Malware, Spyware, Trojan, dan Worm diciptakan untuk hal yang tidak baik, mereka bisa merusak ataupun mencuri data pengguna, walaupun terdapat perbedaan dari cara kerja dan definisinya, kebanyakan dari kita beranggapan bahwa mereka adalah sama.


Jenis Jenis Virus Komputer

Yup benar, dulu sayapun beranggapan demikian apapun itu jenisnya asalkan mereka jahat pasti di punish Virus padahal yang nyerang si Malware, yang pasti tidak ada hal yang menyenangkan jika komputer kita sudah terserang salah satu dari ke 5 pasukan bersaudara tersebut. seperti kata pepatah sedia payung sebelum hujan, begitu juga dengan yang satu ini, sedia anti virus sebelum terinfeksi.


Perbedaan dan jenis jenis Virus

Virus komputer adalah Malware yang menginfeksi sebuah komputer dengan bantuan pihak ketiga untuk mengaktifkan/ menjalankan dirinya – biasanya pemilik komputer itu sendiri. Virus tidak bisa otomatis mengaktifkan dirinya sendiri dan menginfeksi sebuah komputer tapi harus ada tindakan dari pihak ketiga yaitu pengguna komputer.


Jenis Jenis Virus Komputer

Biasanya virus dibuat seperti program lain yang sering digunakan oleh pemilik komputer sehingga pemilik komputer itu mau mengaktifkan virus tersebut. Beberapa program komputer yang sering ditiru oleh virus adalah program .JPG, .doc, atau folder yang yang bila diklik akan mengaktifkan si virus.


Malware

Malware adalah sebuah software atau kode yang diciptakan oleh seseorang dengan tujuan jahat. Sebenarnya Malware itu adalah sebuah software atau program komputer, namun Malware dibuat dengan tujuan untuk merugikan orang lain. Malware dapat mengubah data (menghapus, menyembunyikan, dan mencuri), menghabiskan bandwith dan juga sumber daya lain tanpa seijin pemilik komputer yang tentunya akan merugikan orang lain.


Spyware

Spyware adalah program komputer yang dibuat untuk memata-matai komputer korbannya. Awalnya spyware ini digunakan untuk memata-matai profil pengguna komputer dan penggunaannya dalam menampilkan iklan yang sesuai dengan minat pengguna komputer tersebut.


Trojan

Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah perangkat lunak berbahaya yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).


Worm

Worm bisa juga disebut dengan Cacing komputer dalam keamanan komputer, adalah sebuah program komputer yang dapat menggandakan dirinya secara sendiri dalam sistem komputer. Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri.


Worm tidak seperti virus komputer biasa, yang menggandakan dirinya dengan cara menyisipkan program dirinya pada program yang ada dalam komputer tersebut, tetapi worm memanfaatkan celah keamanaan yang memang terbuka atau lebih dikenal dengan sebutan vulnerability, ada beberapa worm yang juga menghabiskan bandwidth yang tersedia.


Worm merupakan evolusi dari virus komputer. Hanya ada satu cara untuk mengatasi worm yaitu dengan menutup celah keamanan yang terbuka tersebut, dengan cara meng-update patch atau Service Pack dari operating sistem yang digunakan dengan patch atau Service Pack yang paling terbaru.


Dari penjelasan diatas memang terdengar seperti biasa-biasa saja , tapi lain ceritanya klo sudah terserang salah satu dari mereka, terlebih jika pekerjaan kita sangat bergantung kepada komputer, selain harus melakukan pekerjaan yang tidak bisa ditunda disaat yang sama komputer tidak bisa digunakan, belum lagi terdapat berkas-berkas yang sangat penting didalamnya.


Dengan artikel ini semoga dapat membantu teman-teman Seven Jon agar lebih berhati hati dalam mengelola sebuah berkas yang baru di dapat baik melalui media flask disk ataupun mendownloadnya dari internet. Saya admin Seven, terimakasih atas kunjungannya sampai jumpa di lain kesempatan.

Jenis Jenis Versi Windows

Jenis Jenis Versi Windows

Selamat Pagi, Siang, Sore dan Malem, Mungkin beberapa teman teman masih bingung mengapa banyak sekali versi Windows yang memiliki kode Beta, RC ( Release Candidate ), RTM, Retail, OEM. nah disini kita akan membahas sedikit mengenai hal ini. Biasanya dalam proses pembuatan Windows, Microsoft memiliki beberapa tahapan versi dan update yaitu sebagai berikut.


Jenis Jenis Versi Windows

Apa Itu Microsoft Windows

Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis. Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line.


Jenis Jenis Versi Windows

Alpha
Alpha adalah versi versi yang paling awal dalam pembuatan OS Windows / Sistem Oprasi Windows. Versi ini masih dalam tahapan uji coba dan tidak untuk publikasi sama sekali.


Beta
Beta adalah versi yang masih dalam tahap pengembangan sama seperti Alpha, namun bedanya versi Beta ini sudah memiliki ketahap lebih lanjut dan sudah bisa di rilis untuk publik. Beberapa tahun lalu tepatnyan 2012 Microsoft mengeluarkan beberapa versi Beta dari produk Windowsnya untuk Windows 8.


Release Candidate
Setelah itu, Windows akan memasuki versi RC alias Release Candidate. Versi ini sebenarnya sama dengan versi Beta namun tingkatannya lebih tinggi. Versi Release Candidate ini bisa di bilang tinggal satu atau dua langkah lagi sebelum versi Final.


RTM / Final / Original MSDN
Nah setelah pengembangan selesai, pada akhirnya di keluarkanlah versi final dalam bentuk RTM atau Release To Manufacturing. Versi RTM akan di berikan secara langsung kepada perusahaan elektronik yang bekerja sama dengan Microsoft contohnya HP, ASUS, Lenovo, dll. Versi RTM juga di berikan kepada pengguna MSDN ( Microsoft Developer Network ).


Pada dasarnya versi RTM ini sudah mencapai versi Final, hanya saja versi RTM ini nantinya akan terbagi lagi ke dalam beberapa bagian tergantung dalam hal perjanjian lisensi diantaranya :


1. Retail
Versi Retail sebenarnya sama dengan RTM dengan Build Windows yang sama. Retail di tujukan untuk kalangan konsumen secara langsung dalam bentuk DVD Box. Versi Retail pun masih terbagi lagi kedalam 2 versi perjanjian lisensi yakni.


– Full License atau biasa di sebut Full Packaged Product (FPP) : Versi ini adalah versi Retail yang paling mahal. Pengguna dapat menggunakannya tanpa ada batasan penggunaan. Pengguna juga bisa mengupgrade, install ulang atau mentransfer lisensinya ke PC lain selama tidak terinstall kedalam 2 PC secara bersamaan. Versi inilah yang biasanya di tujukan untuk kalangan konsumen / pengguna rumahan.


– Upgrade License : Versi ini sama seperti versi FPP, namun dengan harga yang lebih murah. Biasanya Microsoft menawarkan versi ini bagi konsumen yang sudah mempunyai product key yang asli baik itu versi FPP atau OEM di OS sebelumnya, salah satu contohnya adalah upgrade dari Windows 7 ke Windows 8.1


2. OEM
OEM atau Original Equipment Manufacturer adalah sebuah perjanjian lisensi Windows yang biasanya sudah pre-installed atau sudah terinstall secara otomatis kedalam sebuah PC / Laptop. Perbedaan versi ini dengan versi Retail FPP adalah versi OEM tidak bisa di install ke perangkat lain dan sudah “terikat” secara langsung kedalam Motherboard dari perangkat tersebut ( biasanya di-inject product key-nya kedalam BIOS ) jadi saat install ulang, biasanya versi OEM tidak membutuhkan serial number lagi.


Perbedaan selanjutnya antara Retail dengan OEM adalah versi OEM ini biasanya sudah terintegrasi secara langsung dengan driver perangkat tersebut. Dengan versi OEM ini kita tidak harus repot-repot mencari driver yang cocok. Kemudahan dari versi OEM adalah memilki recovery yang sudah cocok dengan perangkat yang sudah terinstall Windows versi OEM.


Jadi ibaratnya pengguna tersebut yang “membetulkan” perangkatnya sendiri karena pihak perusahaan sudah menyediakannya secara default.


Volume Licensing
Versi Volume Licensing bisa dibilang versi grosir dari Windows. Versi ini hanya di tujukan untuk kalangan perusahaan baik kecil hingga atas. Versi ini biasa di aktivasi dengan MAK ( Multiple Activation Key ).


Bisa disimpulkan bahwa versi RTM ini bisa di bilang versi “Golden Master“ dari OS Windows. Karena dengan adanya versi RTM ini, nantinya bisa saja di tambahkan berbagai macam update seperti Service Pack, Tweak untuk menjadikan versi OEM dan lain sebagainya. Intinya semua versi Retail, OEM, VL berdasarkan versi RTM ini, Terimakasih