Umumnya penyebab komputer menjadi terasa lambat ketika digunakan tidak selalu dengan permasalah hardware, bisa juga di timbulkan oleh permasalahan sistem dan software yang dapat menurunkan performa komputer sehingga dapat membuat anda stres karena menunggu loading yang terlalu lama.
Penyebab komputer menjadi lambat
Program. Ibaratkan komputer anda sebagai mobil. Jika semakin banyak penumpang yang menambah beban pada mobil maka akan membuat mobil semakin lambat ketika berjalan apalagi saat mendaki. Di dalam dunia digital, semua program anda seperti Office, iTunes atau Adobe Reader merupakan penumpang tersebut.
Driver usang. Driver merupakan file yang mengkonfigurasikan komponen hardware pada komputer salah satunya adalah kartu grafis atau VGA Card. Jika driver sudah usang atau bahkan tidak terinstal, anda mungkin akan kehilangan setengah dari kecepatan normal komputer anda.
Data pada harddisk yang berantakan atau cluttered disk. Harddisk anda mungkin penuh atau memiliki data yang tidak menempati ruangan yang saling berdekatan dalam harddisk. Permasalahan ini sering disebut fragmentasi.
Terlalu panas atau overheating. Ini merupakan permasalahan pada hardware. Jika komputer atau laptop anda terdapat banyak debu atau terletak di tempat yang panas bahkan terkena sinar matahari secara langsung, maka potensi untuk menimbulkan overheating sangatlah tinggi hingga kerusakan dapat terjadi. Untuk mencegah hal tersebut, komputer anda telah diprogram secara otomatis untuk memperlambat performa kecepatan ketika overheating terjadi sehingga pengalaman komputer anda menjadi lambat.
Cara Mengatasi Komputer Lambat
1. Hindari Program Yang Membuat Lambat
Perhatikan program yang tergolong berat sehingga dapat membuat komputer anda menjadi lambat serta singkirkan program tersebut. Untuk melakukan itu, klik kanan pada taskbar Windows 7 atau 10 dan klik Task Manager. Klik Startup dan perhatikan daftar aplikasi yang ada.
Daftar ini meliputi berbagai program yang berjalan secara otomatis ketika anda menghidupkan komputer ( Start Up ).
Program apa yang memang diperlukan untuk aktif sepanjang waktu atau berjalan secara otomatis. tentunya program yang anda butuhkan, singkirkan program seperti Skype, Spotify, PowerDVD atau software tambahan untuk mouse atau keyboard yang tidak pernah digunakan.
Matikan program yang tidak dibutuhkan dengan klik kanan pada setiap objek program dan klik Disable.
2. Update Driver
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, driver berperan sangat penting dalam performa komputer. Driver yang paling berdampak terhadap performa adalah kartu grafis dan chipset. Kartu grafis merupakan komponen hardware yang menghasilkan tampilan yang anda lihat di layar komputer dan chipset berperan untuk adanya komunikasi antara memory, harddisk dan prosesor.
Umumnya, anda dapat menemukan driver chipset di website produsen atau mendapatkannya secara langsung ketika membeli.
Mari kita ambil contoh mengenai kartu grafis. Sebelum anda men-download driver, anda memastikan hardware apa yang anda miliki melalui Device Manager. Klik kanan pada Start dan pilih Device Manager. Selanjutnya, buka kartu grafis melalui menu Display adapters:
Di dalam kasus ini, kartu grafis yang digunakan adalah AMD Radeon, jadi sumber terbaik untuk mencari driver adalah http://support.amd.com/en-us/download. Jika Anda memiliki kartu NVIDIA, Anda dapat mencari http://www.geforce.com/drivers, Intel HD di http://www.intel.com/content/www/us/en/support/detect.html atau Intel Iris di http://www.intel.com/content/www/us/en/architecture-and-technology/visualtechnology/graphics-overview.html
3. Defrag Hard Disk
Proses seperti instalasi, uninstall, mengcopy dan memindahkan banyak data dapat membuat sususan data menjadi berantakan (cluttered). Kita tidak membicarakan “file” namun “cluster” yang merupakan blok data pada harddisk. Semakin data tersebar atau mengalami fragmentasi maka semakin lama komputer mencari dan membaca cluster dimana proses membuka file atau folder akan terasa lebih lama dari waktu ke waktu.
Untuk memperbaiki permasalahan ini, anda harus melakukan defrag pada harddisk. Klik Start, ketik defrag dan klik pada hasil pencarian untuk menjalankan program yang melakukan defragmentasi semua cluster. Sayang sekali, pemeliharaan harddisk tidak sepenuhnya dapat dilakukan oleh program tersebut.
Seiring waktu, program atau game anda meninggalkan data yang disebut “temporary file” yang diperlukan untuk menjalankan program namun tidak dihapus ketika sudah tidak digunakan lagi. File-file ini tersimpan dan seringkali tidak terlihat pada harddisk Anda.
Solusi yang dapat digunakan adalah menggunakan program seperti Avast Cleanup atau CC cleaner yang mencari semua area termasuk yang tersembunyi pada harddisk untuk file log tersembunyi, temporary file, atau file sisa lain dari program dan Windows yang tidak pernah Anda butuhkan kembali.
4. Bersihkan Bagian Dalam
Apakah kipas pada komputer atau laptop berputar sangat kencang sehingg dapat digunakan sebagai pengering rambut? apakah perangkat anda sangat panas sehingga dapat digunakan untuk memasak telur?
Pastinya, anda ingin memastikan sirkulasi udara berjalan lancar dan debu yang menumpuk di dalam. Buka casing dan gunakan semprotan udara untuk membersihkan debu yang dapat menutup saluran udara atau bahkan membuat kipas berhenti berputar.
Jika anda telah mengikuti 4 langkah diatas, anda seharusnya sudah merasakan komputer yang berjalan lebih cepat dari sebelumnya. Namun, pemeliharaan secara rutin diperlukan untuk mempertahankan performa yang stabil.
Tidak ada satu dari langkah ini yang berlangsung seterusnya, jadi anda harus melakukannya secara teratur setidaknya sebulan sekali kecuali nomor 4 yang dapat dilakukan setiap 6-12 bulan sekali.